SEJARAH DESA


Mencari cerita otentik perihal berdirinya sebuah desa memang membutuhkan pencarian berbasis banyak hal. Salah satunya penelusuran lewat cerita yang berkembang di tengah masyarakat. Selain tentu saja melalui penelusuran terhadap benda atau situs yang tersedia secara langsung di desa.

Sebagai desa yang secara administratif menjadi Ibukota Kecamatan, sejarah berdirinya Desa Bluto bias ditelusuri dari banyak cerita di tengah masyarakat. Dari cerita masyarakat, dimana seluruh pemukiman sebelumnya merupakan daerah yang banyak bebatuan. Setiap orang yang melewati daerah Bluto merasa tidak nyaman dengan bebatuan-bebatuan tersebut.

Sehingga semua orang menyebutnya dengan daerah abuluh betoh (Bahasa Madura). Dari itulah kemudian disederhanakan agar lebih gampang dalam pengucapan menjadi “Bluto”, dan kemudian menjadi nama daerah tersebut yaitu Desa Bluto. Pelafalan ”Bluto” tersebut dianggap sebagai upaya meringkas ucapan yang biasa terjadi di tengah masyarakat Madura.

Sebagai desa yang secara geografis memang berada di ketinggian, Desa Bluto memang banyak menempati areal bebatuan. Bahkan dalam banyak istilah masyarakat bahwa Desa Bluto sebagian besar memang berisi bebatuan. 






0 comments:

Post a Comment

Unordered List

banner here